Kanker Leher Rahim

Setiap benjolan atau pertumbuhan baru di bagian manapun dari tubuh kita disebut tumor. Tumor ada 2 jenis, yaitu tumor jinak dan tumor ganas. Istilah lain dari tumor ganas adalah kanker. Sifat tumor jinak adalah pertumbuhannya lambat dan tidak merusak jaringan di sekitarnya. Tumor ganas atau kanker pertumbuhannya sangat cepat, dapat menyebar dan merusak jaringan di sekitarnya. Setiap bagian dari tubuh kita dapat terkena kanker.

Leher rahim  adalah bagian dari rahim, sedangkan rahim termasuk alat kelamin bagian dalam, disamping vagina, indung telur (ovarium) dan saluran telur. Bagian-bagian dari rahim adalah puncak rahim, badan rahim dan leher rahim. Ujung leher rahim disebut mulut rahim. Leher rahim dan mulut rahim ini berada di dalam vagina. Kanker mulut rahim diawali dengan luka yang lama-kelamaan akan berkembang menjadi berdungkul-dungkul seperti bunga kol.

Organ reproduksi wanita

Penyebab kanker leher rahim

1. Sperma yang mengandung komplemen histon (sejenis protein) yang dapat bereaksi dengan unsur DNA leher rahim

2. Air mani yang bersifat alkalis sehingga menimbulkan perubahan pada sel rahim

3. Bakteri Mycoplasma

4. Bakteri Ehlamydla

5. Virus Herpes simpleks tipe 2

6. Virus Papiloma manusia

Faktor resiko terjadinya kanker leher rahim

a. Tingkat sosial-ekonomi dan pendidikan yang rendah sehingga tingkat kesadaran diri terhadap kebersihan daerah kemaluan juga rendah

b. Hubungan seksual pertama kali pada usia sangat muda atau menikah muda (dibawah usia 16 tahun)

c. Sering melahirkan, terlebih bila jarak kelahiran terlalu dekat

d. Pasangan seksual lebih dari 2 orang

e. Perokok aktif maupun pasif. Resiko perokok meningkat 4-13 kali, diperkirakan nikotin yang bersifat racun pada sel epitel rahim dapat memudahkan infeksi virus.

Gejala kanker leher rahim

  • Keputihan berbau busuk, terkadang disertai darah
  • Pendarahan bercak atau setitik setelah bersetubuh
  • Keluar cairan encer berbau busuk
  • Keluhan tidak khas di daerah perut bawah dan panggul
  • Pendarahan banyak dari kemaluan

Penanganan dan pencegahan

Penanganan kanker leher rahim ada beberapa jenis tergantung stadium, kondisi fisik penderita, serta faktor lain. Penanganan pada tahap yang sangat dini bisa dilakukan dengan koagulasi atau pengambilan sebagian mulut rahim yang mengandung sel kanker. Pada stadium selanjutnya bisa berupa operasi pengangkatan rahim secara luas. Tindakan tersebut dikombinasikan dengan penyinaran (radiasi) atau pemberian obat-obatan anti kanker (sitostatika). Pada stadium akhir, penanganan hanya ditujukan untuk menghilangkan keluhan penderita.

Pencegahan kanker salah satunya dapat dilakukan dengan pap smear yaitu pemeriksaan secara screening yang mudah dan terpercaya. Pencegahan tersebut dapat dilakukan bahkan sebelum terjadinya gejala kanker. Apabila hasil pemeriksaan menunjukan adanya kelainan maka janganlah menunda untuk melakukan pengobatan karena sel-sel kanker dapat menyebar dengan sangat cepat.

Sumber : Talkshow “Kesehatan Reproduksi Wanita dan Toxoplasmosis” Divisi Keputrian An Nahl, FKH IPB 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s