Tepung Ikan

Ulasan berikut mengenai tepung ikan yang saya tulis berdasarkan literatur dan studi di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, Jakarta.

Industri pengolahan ikan memiliki prospek yang besar untuk dikembangkan, salah satunya industri tepung ikan. Pembuatan tepung ikan merupakan salah satu upaya pemanfaatan dalam menyelamatkan produk ikan segar yang mudah busuk. Produk tepung ikan mengandung protein cukup tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein. Asam amino esensial yang utama pada tepung ikan adalah lisin dan metionin. Tepung ikan yang baik mengandung protein kasar 58-68%, air 5,5-8,5% dan garam 0,5-3,0%. Kandungan protein tepung ikan yang tinggi menandakan peluang pemanfaatan produk ini masih sangat besar mengingat selama ini tepung ikan lebih banyak digunakan untuk pakan ternak.

Tepung ikan merupakan produk padat yang dihasilkan dengan metode pengeringan setelah pengeluaran komponen minyak atau lemak dari bahan baku. Proses pembuatan tepung ikan meliputi proses preparasi, penggilingan kasar, pengepresan, penggilingan halus dan pengeringan. Pembuatan tepung ikan diawali dengan preparasi bahan baku. Ikan digiling untuk dikeluarkan kandungan minyaknya lalu dipres. Selanjutnya, ikan digiling kembali hingga daging menjadi lebih halus. Daging ikan lalu dikeringkan dengan cara dijemur atau dipanaskan pada suhu 500-600oC hingga diperoleh bentuk serbuk atau tepung. Pengeringan bertujuan mengurangi kadar air sehingga tepung ikan lebih awet.

 

REFERENSI:

Bachari I, Saleh E, Sianipar ME. 2007. Pemanfaatan tepung keong mas sebagai substitusi tepung ikan dalam ransum terhadap karkas kelinci jantan. Jurnal Agribisnis Peternakan III(2): 56-60

Irianto HE, Giyatmi S. 2009. Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan. Jakarta: Universitas Terbuka

Mairizal. 2010. Pengaruh penggantian tepung ikan dengan tepung silase limbah udang dalam ransum ayam pedaging terhadap retensi bahan kering dan protein kasar. Jurnal Peternakan VII(1): 35-41

Sitompul S. 2004. Analisis asam amino dalam tepung ikan dan bungkil kedelai. Buletin Teknik Pertanian IX(1): 33-37

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s