Analisis Kadar TVB

Total Volatile Base (TVB) atau disebut juga basa yang mudah menguap dan terbentuk dalam otot jaringan ikan yang sebagian besar terdiri atas amonia, trimethylamine (TMA) dan dimethylamine (DMA) yang kadarnya berbeda-beda antara jenis ikan yang satu dengan lainnya atau dengan jenis ikan yang sama. Keadaan dan jumlah kadar TVB tergantung pada mutu kesegaran ikan. Semakin rendah mutu ikan, maka kadar TVB semakin meningkat. Kenaikan kadar TVB terutama disebabkan oleh aksi bakteri yang dibuktikan dengan peningkatan jumlah bakteri sebagai parameter pembusukan ikan.

Pengujian kadar TVB dapat dilakukan dengan metode cawan Conway yang dianggap cukup mudah, murah dan relatif cepat. Prinsip analisis TVB adalah senyawa-senyawa basa volatil diuapkan (amin, mono-, di-, dan trimetilamin) dari sampel yang telah dihancurkan sebelumnya, kemudian senyawa-senyawa tersebut diikat oleh asam borat dan ditritasi dengan HCl. Kadar TVB hanya mengikat secara lambat selama penyimpanan dingin antara suhu 0o – (-1)oC pada kebanyakan ikan air tawar.

Kadar TVB digunakan untuk mengukur tingkat kesegaran ikan dan sebagai batasan yang layak untuk dikonsumsi. Ikan dinyatakan telah busuk ketika memiliki kadar TVB >30 mgN/100 gram, sedangkan batas nilai TVB ikan air tawar yang masih dapat diterima ialah 18 – 25 mgN/100 g. Hasil penelitian Nurjanah et al. (2004) menyatakan bahwa perolehan TVB pada tiap tahap, yaitu 18,67 – 20 mgN/100 g (pre rigor) dan 20 – 24 mgN/100 g (rigor mortis).

Kesegaran ikan berdasarkan kadar TVB menurut Farber (1965) sebagai berikut.

1. Ikan sangat segar (TVB <10 mgN/100 g)

2. Ikan segar ( 10 ≤ TVB ≤ 20 mgN/100 g)

3. Ikan masih layak konsumsi (20 ≤ TVB ≤ 30 mgN/100 g)

4. Ikan tidak layak konsumsi ( >30 mgN/100 g)

Metode analisis kadar TVB selain metode Conway, contohnya metode Antonacopoulus yang banyak digunakan untuk melakukan uji kesegaran mutu pada perusahaan-perusahaan di Jerman. Penelitian Aubourg et al. (2007) menunjukan analisis Total Volatile Base (TVB) dengan metode ini dilakukan dengan 10 g ekstrak otot ikan dan asam perklorat 6% yang dilarutkan hingga 50 ml. Selanjutnya, jumlah TVB ditentukan dengan proses penguapan, destilasi dan titrasi dengan 10 mM HCl.

Referensi :

Auborg SP, Quitral A, Larrain MA, Rodriguez A, Gomez J, Maier L, Vinagre J. 2007. Autolytic degradation and microbiological activities in farmed coho salmon (Oncorhynchus kisutch) during chilled storage. Food Chemistry 104(1): 369-375

Ilyas S. 1983. Teknologi Refrigerasi Hasil Perikanan Jilid 1. Jakarta: CV. Paripurna

Irianto E, Giyatmi S. 2009. Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan. Jakarta: Universitas Terbuka

Nurjanah, Setyaningsih I, Sukarno, Muldani M. 2009. Kemunduran mutu ikan nila merah (Oreochromis sp.) selama penyimpanan pada suhu ruang. Buletin Teknologi Hasil Perikanan VIII (1): 37-43

Yunizal, Mursini JT, Dolaria N, Purdiwoto B, Abdulrohim, Carkipan. 1998. Prosedur Analisis Kimiawi Ikan dengan Produk Hasil Olahan Perikanan. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan

One thought on “Analisis Kadar TVB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s