Analisis secara mikroskopis (2): Bakteri

Bakteri adalah sel prokariotik yang khas, uniselular dan tidak mengandung struktur yang terbatasi membran di dalam sitoplasmanya. Bakteri memiliki bentuk khas berdiameter sekitar 0,5-1,0 µm dan panjangnya 1,5-2,5 µm. Reproduksi terutama dilakukan dengan pembelahan biner sederhana dan hidup diantara suhu 0º-90º C, meskipun ada beberapa yang masih hidup dalam kondisi ekstrim. Bakteri dapat menimbulkan berbagai perubahan kimia pada substansi yang ditumbuhinya. Beberapa macam dapat menimbulkan penyakit namun sebagian besar berperan penting dalam menjaga lingkungan yaitu dengan menghancurkan bahan maupun zat buangan (Pelczar & Chan 2008). Kelompok bakteri diantaranya Pseudomonas aeruginosa, Escherichia coli, Bacilus subtilis, dan Staphylococcus.

Pseudomonas aeruginosa termasuk dalam famili Pseudomonadaceae. Sel Pseudomonas aeruginosa berbentuk batang lurus atau lengkung, tidak berspora, mempunyai flagel tunggal dan dapat ditemukan satu-satu, berpasangan, atau kadang-kadang membentuk rantai pendek. Bakteri ini merupakan pathogen oportunistik, yaitu memanfaatkan kerusakan mekanisme pertahanan inang untuk memulai suatu infeksi. Jenis bakteri ini dapat menyebabkan berbagai infeksi pada tubuh manusia dan berbahaya bagi penderita luka bakar, kanker dan AIDS yang mengalami penurunan sistem imun (Mayasari 2005).

Escherichia coli merupakan bakteri gram negatif berbentuk batang pendek dan biasanya tunggal atau berpasangan. Jenis bakteri ini termasuk dalam famili Enterobacteriaceae dan mudah tumbuh pada nutrien sederhana. Koloni yang terbentuk pada media agar tampak halus, cekung, basah dan permukaannya berkilat. E. coli terdapat secara normal dalam alat pencernaan manusia dan hewan, namun E.coli patogen dapat menyebabkan penyakit seperti kolera, diare dan muntah-muntah (Nur et al. 2005).

Jenis bakteri lainnya ialah Bacillus subtilis dan Staphylococcus. Bakteri Bacillus subtilis berbentuk batang dan sering mengontaminasi makanan. Staphylococcus  merupakan bakteri gram positif berbentuk bulat dan biasanya tersusun dalam bentuk bergerombol yang tidak teratur seperti anggur. Jenis bakteri ini tumbuh dengan baik pada berbagai media bakteriologi di bawah suasana aerobik atau mikrofilik, serta cepat menjadi resisten pada berbagai antimikroba (Wasitaningrum 2009).

One thought on “Analisis secara mikroskopis (2): Bakteri

  1. Hello my friend! I wish to say that this post is amazing, nice written and include approximately all important
    infos. I would like to see more posts like this .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s